in ,

Luhut Klaim Omnibus Law Dipuji World Bank Hingga IMF

Luhut Klaim Omnibus Law Dipuji World Bank Hingga IMF

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengklaim Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker) diapresiasi oleh banyak negara yang berinvestasi di Indonesia.

Bahkan, menurutnya, UU Ciptaker juga diapresiasi oleh sejumlah lembaga internasional seperti World Bank dan IMF.

“Apalagi UU Ciptaker ini tadi diapresiasi banyak dengan negara-negara yang investasi ke Indonesia dan juga lembaga international seperti World Bank, IMF,” kata Luhut dalam Dialog Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf yang disiarkan secara langsung oleh TVRI, Minggu (25/10).

Lebih lanjut, Luhut menyampaikan bahwa investasi sudah mulai membaik saat ini dengan masuknya investasi dari Jepang, China, dan Uni Emirat Arab (UEA), hingga Amerika Serikat. Luhut mengklaim perbaikan ini berlangsung cepat di luar dugaan pemerintah.

“Investasi dari berbagai negara seperti kemarin PM Jepang saya kira juga memberikan komitmen yang sangat baik kepada pemerintah Indonesia, Tiongkok juga investasi, Abu Dhabi juga investasi,” klaim Luhut.

“Kemarin kita baru selesai dengan IDF Amerika mereka juga memberikan komitmen yang besar. Bukan komitmen yang masih MoU, semua sudah konkret,” tambahnya.

Dia menambahkan situasi ini hanya tinggal membutuhkan persatuan seluruh elemen di Indonesia. Menurutnya, perekonomian Indonesia berpotensi tumbuh antara 5 hingga 6 persen di 2021 mendatang.

“Kalau kita kompak satu padu, tahun depan kita bisa growth mungkin di 5 [atau] 6 persen, bisa lebih,” ucapnya.

Untuk diketahui, UU Ciptaker disepakati menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR pada 5 Oktober lalu. Naskah tersebut kemudian dikirimkan ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk ditandatangani lalu masuk ke dalam lembar negara guna diperundangkan.

Dalam perjalanannya, sejak disahkan dalam rapat paripurna DPR, UU Ciptaker sendiri mendapatkan resistensi luas dari kalangan rakyat Indonesia di sejumlah kota. Sejak 5 Oktober tersebut, gelombang unjuk rasa yang umumnya digawangi massa buruh dan mahasiswa, memprotes dan menolak pemberlakuan omnibus law Ciptaker tersebut.

Halaman: 1 2

Rekomendasi

Kabar Buruk Bagi Segenap Penentang UU Ciptaker, Pihak Istana Tiba-Tiba Sampaikan Hal Mengejutkan Ini

Kabar Buruk Bagi Segenap Penentang UU Ciptaker, Pihak Istana Tiba-Tiba Sampaikan Hal Mengejutkan Ini

Alhamdulillah KTP Terdaftar Dapat Rp2,4 Juta, Ini Cara Cek Penerima BLT BPUM UMKM di E-Form BRI

Alhamdulillah KTP Terdaftar Dapat Rp2,4 Juta, Ini Cara Cek Penerima BLT BPUM UMKM di E-Form BRI